Selasa, 15 Mei 2012

PENGERTIAN DELTA



                                              
Delta yaitu tanah datar hasil pengendapan yang dibentuk oleh sungai, muara sungai, dimana timbunan sediment tersebut mengakibatkan propagradasi yang tidak teratur pada garis pantai (Coleman, 1968; Scott & Fischer, 1969).
Sungai akan mengendapkan bebannya di daratan jika tidak mampu lagi mengangkutnya. Ini dapat terjadi pada lekuk lereng, sisi dalam meander, pertemuan antara dua aliran sungai, dan pada perubahan graden. Tetapi endapan juga terjadi jika sungai masuk ke dalam danau atau laut, maka akan terbentuk delta.
Syarat – syarat untuk terbentuknya suatu delta, antara lain :
a)      Ada sungai yang menuju ke laut atau danau
b)      Lautnya dangkal
c)      Gelombang atau arus laut yang ada sangat kecil
d)     Tidak ada gerakan tektonik yang menyebabkan penurunan dasar laut atau danau di tempat muara sungai tersebut
e)      Arus pasang surut tidak kuat
f)       Dari waktu ke waktu material batuan yang diendapkan di laut atau danau cukup besar.
Delta memperlihatkan banyak macamnya dalam bentuk dan lekuk. Pada puncak delta, saluran sungai terbagi dalam beberapa cabang – cabang yang menyebar dan disebut distribution yang melintang pada permukaan delta melepaskan endapan pada ujung delta.
Beberapa delta mempunyai kenampakan seperti kipas alluvial, tetapi berbeda – beda satu sama lain, perbedan tersebut yaitu :
ü   Pengendapan pada delta disebabkan oleh pengurangan kecepatan aliran yang masuk ke dalam air laut yang tetap (laut atau danau)
ü   Perluasan delta secara vertikal terbatas, air the base level merupakan dari pertumbuhan ke atas.
ü   Kemiringan permukaan delta dapat diketahui lebih datar daripada besar kipas alluvial.
Gejala Geografi ( Proses Terbentuknya Delta )
~ Delta adalah endapan yang dibuat di muara sungai di mana sungai yang mengalir ke dalam laut, laut, muara, danau, waduk, rata gersang daerah, atau ke sungai. Delta yang dibentuk dari endapan sedimen yang dibawa oleh sungai sebagai alur daun mulut sungai. Lebih lama dari waktu, endapan ini membangun karakteristik geografis pola delta sungai.

Herodotus sejarawan yang besar istilah untuk delta delta Sungai Nil karena endapan didepositkan di muaranya memiliki bentuk huruf besar huruf Yunani Delta: Δ.

~ Delta formasi
Sungai deltas formulir bila sungai membawa endapan mencapai tubuh yang berdiri air, seperti danau, laut, atau waduk. Ketika memasuki berdiri aliran air, sekarang tidak lagi terbatas kepada para saluran dan memperluas di lebar. Arus ekspansi ini hasil penurunan arus kecepatan yang diminishes kemampuan yang mengalir ke transportasi sedimen. Akibatnya, endapan turun dari arus dan deposito. Seiring waktu, satu saluran ini akan membangun sebuah beting cuping (seperti bird's-kaki dari Sungai Mississippi Ural atau deltas), mendorong muaranya berdiri lebih lanjut ke dalam air. Sebagai beting cuping kemajuan, di lereng dari saluran sungai menjadi lebih rendah karena saluran sungai lagi namun memiliki perubahan yang sama di ketinggian (lihat lereng). Sebagai kemiringan saluran sungai berkurang, menjadi tidak stabil karena dua alasan. Pertama, air di bawah karena gravitasi akan cenderung mengalir di paling bawah lereng langsung saja. Jika pelanggaran yang dapat sungai levees alam (misalnya, saat banjir), akan tumpah ke luar yang baru saja dengan rute yang singkat ke laut, sehingga memperoleh lebih stabil steeper slope. [1] Kedua, sebagai slope gets rendah , jumlah pencukuran stres di tempat tidur akan berkurang, yang akan menghasilkan endapan dari endapan di saluran dan saluran untuk naik ke tempat tidur relatif terhadap floodplain. Hal ini akan memudahkan untuk pelanggaran-nya ke sungai dan memotong levees saluran baru yang masuk ke badan air berdiri di steeper slope. Sering kali bila saluran ini, sebagian dari arus dapat tetap berada di saluran ditinggalkan. Bila saluran ini terjadi berulang kali berganti acara sepanjang waktu, yang akan jatuh tempo delta mendapatkan sebuah cabang jaringan.

Cara lain yang di cabang jaringan mungkin ini adalah bentuk dari endapan dari mulut bar (pertengahan-saluran pasir dan / atau bar kerikil di muara sungai). Bila saluran ini pertengahan bar adalah didepositkan di mulut sungai, yang mengalir adalah diarahkan di sekelilingnya. Ini hasil tambahan endapan di hulu akhir mulut-bar, yang Splits sungai menjadi dua cabang saluran. Contoh yang baik dari hasil dari proses ini adalah Wax danau delta di Louisiana.

Dalam kedua kasus ini, proses depositional memaksa kembali dari endapan dari bidang tinggi endapan ke daerah-daerah yang rendah endapan. Ini hasil di smoothing dari planform (atau melihat peta) bentuk delta sebagai jalur lintas permukaannya dan deposit endapan. Karena endapan diletakkan di bawah ini fashion, bentuk ini deltas approximates seorang penggemar. Hal ini lebih dekat dengan yang ideal lebih sering membuat arus perubahan saja karena lebih cepat di saluran perubahan posisi hasil lebih seragam dari endapan endapan di delta depan. The Ural dan Sungai Mississippi deltas, dengan bird's-kaki, adalah contoh dari sungai yang tidak sering avulse cukup untuk membentuk sebuah kipas berbentuk simetris. Alluvial fan deltas, seperti terlihat pada nama mereka, avulse sering dan lebih dekat perkiraan fan bentuk yang ideal.
FITRIA NUR UMI H     X-1

CONTOH RESENSI BUKU

contoh resensi buku

Resensi buku
resensi novel
keterangan buku:
judul         :  persaingan di silver spires  
   
penulis      :  Ann Bryant
penerbit    :  PT Bhuana Ilmu Popular
   Kelompok Gramedia
terbit       :  2011
halaman    :  166 halaman
harga        :  Rp 35.000
                                    resensi
               novel ini mengisahkan 6 orang sahabat yang bersekolah di asrama putri silver spires sekolah ini berada di London, Ingris. Sekolah ini adalah sekolah impian bagi siswi siswi yang beprestasi. salah satu murid yang bernama Greace yang berasal dari Thailand ini sangat pandai dalam olahraga terutama olahraga renang. Teman temanya sangat mengaguminya karena kelebihan yang Grace miliki ini.
               Dengan kelebihan dalam bidang olahraga ini grace pun mendapatkan beasiswa walaupun setiap hari Grace harus berlatih dengan keras untuk membuat nama baik sekolah. Grace pun  sering mewakili sekolah dalam kejuaraan kejuaraan olahraga. Kelima sahabat Grace adalah orang yang menyemangati Grace dalam hal hal olahraga. Ke lima Sahabat Grace ini bernama Jess, Katy, Naomi, Mia dan Georgia.
               Tetapi, ada sekelompok anggota lain yang tidak senang atas apa yang grace dapatkan yaitu mengikuti kejuaraan renang ada seseorang yang tidak menyukai grace. Dengan datangnya e-mail misterius yang mengatakan Grace adalah orang yang suka pamer. Hal itu membuat Grace sangat sedih. Menurut teman-teman grace pelakunya adalah saingan Grace yang merasa iri. Grace hanya pasrah dan dapat menemukan siapa yang diam-daim menjelek-jelekan Grace
ü  Keunggulan buku: buku ini dapat sebagai sumber penyemangat anak sekolah                   untuk lebih berprestasi, Tidak patah semangat, dan persahabatan yang saling menyemangati
ü  Kelemahan buku: buku ini terdapat hal-hal yang  merasa iri dengan satu sama lain yang tidak patut untuk dicontoh, tidak menerima apa yang terjadi, dan menjelek-jelekan orang lain
-Rekomendasi dan saran pembaca :                                                                         
buku ini bagus untuk membuat karakter si pembaca tetapi kelemahan kelemahanya juga ada. Model sampul novelnya bagus. Banyak kesan kesan pendidikannya.



Fitria Nur Umi H  
X.1
SMAN 9 JAKARTA

platyhelminthes dan reptilia


Biologi
 platyhelminthes dan reptilia
  
Cacing (Vermes)

Dalam kehidupan sehari-hari, cacing diartikan sebagai hewan kecil, bertubuh memanjang, lunak, tidak berangka dan tidak mempunyai kaki.
Semula para zoologis memasukan ke dalam satu filum yaitu VERMES (cacing) namaun dalam klasifikasi cacing dibedakan menjadi 3 filum platyhelmintes, nemathelmintes  dan anelida
       
SO, kita akan membahas platyhelminthes

Platyhelminthes
Platyhelminthes merupakan kelompok cacing yang strukturnya paling sederhana. Dibandingkan dengan  porifera dan coelanterata
Struktur Platyhelminthes:
-        Memiliki tubuh yang bilateral
-        Memiliki system saraf dgn ganglion anterior dan tali saraf yang memanjang
-        Tubuh mempunyai tiga lapisan lembaga yaitu ektodern, mesodern dan endodern
-        Mempunyai lapisan otot untuk melakukan bermacam-macam gerakan
-        Pada gonad terdapat saluran reproduksi yang permanen
Platyhelminthes meliputi tiga kelas:
1.  Turbellaria (cacing berbulu getar)
2.  Trematoda (cacing isap)
3.  Cestoda (cacing pita)
a.Turbellaria
Hidup di bawah air laut panjang tubuhnya kurang dari 50 mm. contohnya planaria
Stuktur tubuh planaria
        Panjang antara 5-25 mm. kepala berbentuk segitiga , terdapat 2 bintik mata hitam berfungsi untuk membedakan intesitas cahaya dan belum merupakan alat penglihatan
Epidermis di permukaan ventral ditutupi bulu getar (silia) yg penting untuk pergerakan. Alat pencernaan planaria terdiri atas mulut, faring, dan usus. Usus ini bercabang tiga, satu kearah anterior dan dua kearah posterior. Mulut terdapat pada pertengahan tubuh bagian ventral. Faring dijulurkan melalui mulut yaitu pada saat menangkap makanan
Reproduksi planaria
.    planaria berkembang biak secara vegetatif dengan fragmentasi dan secara generatif terjadi melalui pembuahan sel telur oleh spermatozoid. Planaria bersifat hermafrodit, tetapi tidak mampu melakukan pembuahan sendiri. Planaria mempunyai daya regenerasi yg tinggi. Bila tbuh planaria terpotong2, setiap potongan tubuh akan mengganti bagian tubuh yg hilang dan berkembang menjadi individu baru.
a.      Trematoda
Cacing isap mempuyai alat isap (sucker) hidup sebagai parasit pada veterbrata. Tubuh cacing ini tertutup lapisan kutikula. Mulut terdapat di ujung anterior. Saluran pencernaan berbentuk huruf Y terbalik, belum berkembang sempurna. Makanannya berupa cairan/jaringan tubuh hospesnya. Berikut contoh cacing isap:
1.  Cacing hati (fasciola hepatica)
Cacing hati sebagai parasit di dalam hati hewan ternak seperti domba, kambing, sapi, atau kerbau

Struktur tubuh cacing hati
        Panjang sekitar 2-5 cm. di kepala terdapat duah buah sucker yaitu di ujung anterior mengelilingi mulut dan posterior yg terdapat dibawah sucker anterior fungsinya untuk melekatkan tubuh pada hospesnya. Mempunyai system saraf yg kompleks. Alat ekskresi berupa saluran yg berakhir pada sel api.

Reproduksi cacing hati
        Berkembang biak secara kawin dan bersifat hermafrodit. Alat reproduksi jantan terdiri dari  testis dgn 2buah saluran pada sisi tubuhnya. Alat reproduksi betina terdiri dari ovarium yg bercabang2 pada sebelah sisi kanan tubuh. Pembuahan terjadi di dalam tubuh yg telah di buahi ini disalurkan melalui empedu ke usus dan keluar bersama feses hewan hopses, bila jatuh di tempat yg sesuai telur akan menetas menjadi larva mirasidium bersila mampu berenang selama 8-20 jam. Di tubuh siput mirasidium tumbuh menjadi sporokis (larva I). Sel2 germinal dalam sporokis menghasilkan redia (larva II). Setiap sporokis menghasilkan larva III yg disebut serkaria. Serkaria telah memiliki ekor dan sucker kemudian keluar dari tubuh siput dan berenang. Serkaria menanggalkan ekornya dan menempel pada tumbuhan sbg kista yg disebut metaserkaria. Bila tumbuhan dan metaserkaria termakan hewan ternak maka metaserkaria masuk ke saluran pencernaan dan berkembang biak menjadi fasicola hepatica muda. Setelah beberapa minggu cacing ini menuju ke hati hewan ternak dan menetap disana
2. Clonorchis sinensis
Cacing dewasa hidup di dalam hati dan saluran empedu manusia, anjing, kuncing. Inang perantaranya adalah siput air tawar, kemudian pindah ke ikan air tawar atau udang dalam bentuk metaserika. Clonorchis sinensis terdapat di Cina, Jepang, Korea, Dan Vietnam.
3.  Schistosoma haematobium (cacing darah)
Cacing dewasa sering ditemukan di vena , pembuluh getah bening, saluran kencing dan saluran pencernaan. Larvanya hidup di dalam tubuh siput. Sekaria masuk ke tubuh hospes bersama air minum atau langsung menembus kulit. Jenis schistosoma yg lain adalah schistosoma mansoni dan schistosoma japonicum infeksi karena schitosoma disebut schistosomiasis. Penyakit ini banyak berjangkit di asia dan afrika. Penyakit ii dapat menimbulkan gangguan pada fungsi hati, ginjal, limpa, jantung dan kandung kencing
b.      Cestoda (cacing pita)
Cacing jenis ini mempunyai bentuk tubuh pipih panjang menyerupai pita. Tubuh terdiri atas rangkaian segmen-segmen yg masing2 disebut proglotid. Tubuh cestoda tertutup kutikula, tetapi tidak mempunyai bulu getar. Contoh cestoda yaitu:


1.Taenia solium (cacing pita babi)
Caing dewasa hidup parasit pada saluran pencernaan manusia. Larva hidup di tubufh babi sehingga sisebut cacing pita babi. Dalam keadaan baik panjang tubuh cacing pita mencapai 2,5-3.0 meter dgn jmlh proglotid 1000 buah. Alat isap cacing terdapat juga kait (rostelum)

2.taenia saginata
tidak mempunyai rostelum pada skoleksnya. Inang peranntaranya adalah sapi. Panjang tubuh sekitar 4-12 meter
      3. hymenolepis diminuta dan hymenolepis nana
        Cacing ini hidup pada tikus atau manusia. Larvanya hidup pada kumbang, kutu, atau serangga. Panjang tubuh sekitar 20-60 cm dgn jumlah proglotid mencapai 800-1000 buah. Cacing H.nana tdk memiliki vector. Cacing dewasa merupakan parasit pada usus manusia
4. echinococcus granulosus
cacing dewasa hidup pada anjing dan serigala. Larvanya hidup pada manusia, kambing, babi, dan hewan ternak. Ukuran tubunya 3-6 mm. dikenl dgn cacimg hidatid





Kelas reptilia
    kelas ini disebut hewan melata,
ciri-ciri reptile sgb:
a)sebagian sudah beradaptasi dengan lingkungan darat. Kulitnya kering, bersisik,tidak mempunyai kelenjar lender. Mempunyai 2 pasang kaki yg jari2nya berkuku. Reptile beradapatasi dgn lingkungan air, anggota geraknya berupa sirip.
b)Jantungnya mempunyai 4 ruang yaitu 2 atrium dan 2 ventrikel
c) Reptile bersifat poikilotern(suhu tubuhnya berubah2)
d)Alat pernapasan reptile yg hidup didarat dan di air adalah paru2 (pulmo).
e)Berkembang biak secara seksual dan fertilasi internal. Memiliki alat kawin jantan disebut hemipenis berjumlah 2

Klasifikasi reptilia
  reptil di bedakan menjadi 4 ordo yaitu è squamata, testudinata, crocodillia, dan rhynchocephala
    i.        Squamata è hewan bersisik. Kadal, cicak, tokek, bunglon, dan ular
  ii.        Testudinata èsemua golongan kura2 , penyu dan bulus
iii.        Crocodile è bangsa buaya. Tubuhnya menyerupai kadal/komodo
iv.        Rhynchocephala èmeliputi reptil primitive. Reptil ini sudah punah. Triceratops dan sphenodon



Peranan reptilia   
           
1) Daging kura2 dan penyu sering dijadikan makanan.
2) Penyu sisik diburu orang untukl diambil sisiknya yg indah sebagai perhiasan.
3) Banyak jenis kura2 sbg hewan peliharaan
4) Empedu, darah dan daging beberapa jenis ular dianggap sbg obat berkhasiat tinggi
5) Kulit beberapa jenis ular dan buaya memiliki nilai yg tinggi sbg bahan perhiasan, sepatu, dan tas
6) Ular dapat membantu manusia dalam mengontrol populasi tikus di sawah dan di kebun